sri hartatik

Jumat, 25 Mei 2012

Diposting oleh sri hartatik di 02.24
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Mengenai Saya

Foto saya
sri hartatik
Lihat profil lengkapku
  • eftarina
  • radenbibirerian
  • rifkailyani
  • terrythinia
  • windaharahap
  • firnaagustina
  • desiratnapratiwi
  • ketutsuryani
  • nikeardila91
  • megaserlina

Arsip Blog

  • ▼  2012 (26)
    • ►  Juni (3)
    • ▼  Mei (20)
      • Tanpa judul
      • Tanpa judul
      • Tanpa judul
      • Puisi untuk Ay...
      • Ibu... adalah wanita yang selalu siaga ta...
      • Mimpi Semalam Pada gelap kemarin, terselip senyum...
      • Garis Hidupku Kutertunduk lemah dengan segala imp...
      • Sang mantan ketika ku lalui hari-hari bersamamu ...
      • Ibu Tak henti – hentinya aku mengucap syukur ka...
      • Sahabat Sahabat Walau kini kita tak slalu bersama...
      • CERITA TENTANG CINTA PERTAMA KU. Kenangan-kena...
      • Membawa peti dari malaka Berisi pakaian si anak ...
      • Pohon selasih tumbuh melata Tumbuh perdu jauh di...
      • Beribu-ribu pohon beringin hanya satu si pohon r...
      • Putus Cinta Ingin aku menahanmu Tapi aku ta...
      • Rasa Rindu ku kau mengajari ku melebur dalam gel...
      • Ketulusan hati Sentuhan warna mu berikan keindah...
      • Tatapan matamu  Matamu memberikan pancaran ca...
      • Senyummu Terlintas di benakku akan senyum manis...
      • PELANGI KEHIDUPAN                            ...
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (2)
Tema Sederhana. Diberdayakan oleh Blogger.